Doa Yang Mengumpulkan Seluruh Kebaikan Dunia Dan Akhirat

اللهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَعَافِنِي، وَارْزُقْنِي

Maksudnya: “Ya Allah, ampunilah hamba, rahmatilah hamba, berilah hamba keselamatan dari segala keburukan, dan berilah hamba rezeki.”

Nabi ﷺ bersabda: “Sungguh empat kalimat doa tersebut telah menghimpun seluruh kebaikan dunia dan akhiratmu.”

Riwayat Muslim (2697)

Jangan Sekali-kali Kita Berdoa Meminta Kematian Disegerakan

Daripada Abu Hurairah RA katanya Rasulullah SAW bersabda:

لاَ يَتَمَنَّى أَحَدُكُمُ الْمَوْتَ وَلاَ يَدْعُ بِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَهُ إِنَّهُ إِذَا مَاتَ أَحَدُكُمُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ وَإِنَّهُ لاَ يَزِيدُ الْمُؤْمِنَ عُمْرُهُ إِلاَّ خَيْرًا

Maksudnya: “Janganlah salah seorang di antara kamu mengharapkan kematian. Janganlah meminta kematian sebelum datang waktunya. Apabila salah seorang di antara kamu meninggal, maka terputuslah amalnya. Sesungguhnya tidak bertambah umur seorang mukmin kecuali kebaikan”.

Riwayat Muslim (2682)

  • Kematian itu sudah pasti bagi setiap makhluk Allah yang bernyawa. Namun, bila dan bagaimana cara kematian itu, hanya Allah Yang Maha Mengetahui.
  • Sebenarnya, berdoa untuk kematian adalah perkara yang tidak disukai dalam Islam, lebih-lebih lagi disebabkan hal-hal dunia.
  • Marilah sama-sama kita tingkatkan amal ibadah dan jauhkan diri dari maksiat. Ujian dan musibah juga adalah satu bentuk tarbiah daripada Allah buat kita hambaNya. Mudah-mudahan kita sentiasa menjadi hamba yang bertaqwa dan beramal soleh serta mendapat redha Allah.

Masjid An-Nabawi (The Prophet’s Mosque)

Here are some interesting facts about the Prophet’s Mosque:

Early Construction: The Prophet’s Mosque was built by Prophet Muhammad (peace be upon him) after his migration to Madinah in 622 CE. Initially, it was a simple structure made of mud and camel’s dung.

Expansions: The mosque has undergone several expansions since its initial construction. Each caliph and Islamic ruler expanded it to accommodate the growing number of worshippers. The latest expansion was carried out by King Fahd in 1990.

Tomb of Prophet Muhammad: Inside the mosque, there is the tomb of Prophet Muhammad (peace be upon him), located in a closed area to the south of the mosque. The tomb is separate from the prayer area and is not accessible to the congregation.

Tombs of Abu Bakr and Umar: The mosque also houses the tombs of two main companions of Prophet Muhammad, namely Abu Bakr As-Siddiq and Umar bin Khattab. Their tombs are situated on the right and left sides of the Prophet’s tomb.

Nabawi Mihrab: The mihrab in the Prophet’s Mosque indicates the direction of the qibla for performing prayers. It is adorned with beautiful Islamic decorations and calligraphy.

Raudhah: Raudhah is a special area inside the mosque considered one of the most blessed sections. The Prophet mentioned that this area is part of the gardens of paradise.

The Prophet’s Mosque holds significant historical and religious value for the Islamic community and is considered one of the holiest places, second only to the Masjid al-Haram in Makkah.

Kebaikan Dibalas Kebaikan

Firman Allah SWT :

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Yang Bermaksud: “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).”

Surah Ar-Rahman: 60

  • Maka berbuat baiklah. Kerana kebaikan tersebut akan kembali kepada diri anda sendiri.

Firman Allah SWT:

إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ

Yang Bermaksud:“Jika kamu berbuat kebaikan, maka kebaikan yang kamu lakukan adalah untuk diri kamu.”

Surah Al-Isra: 7

Berprasangka Buruk

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Sabda Nabi SAW:

إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ، وَلاَ تَحَسَّسُوا، وَلاَ تَجَسَّسُوا، وَلاَ تَبَاغَضُوا، وَلاَ تَدَابَرُوا، وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا ‏

Maksudnya: Jauhilah daripada berprasangka buruk, kerana prasangka buruk merupakan dusta yang besar. Dan janganlah melihat kesalahan orang lain, dan janganlah suka mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah saling membenci, dan janganlah memutuskan hubungan persaudaraan (atau berkonspirasi) akan tetapi jadilah kamu semua sebagai hamba Allah yang bersaudara.

Riwayat al-Bukhari (6724)

Menjaga Silaturrahim

Daripada Anas bin Malik, bahawa Nabi ﷺ bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Maksudnya: “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya serta dipanjangkan usianya, maka hendaklah dia menyambung pertalian silaturrahim.”

Riwayat al-Bukhari (5986)

Masjid Al-Haram

Masjid Al-Haram, situated in the city of Mecca in Saudi Arabia, holds a paramount significance in Islam as the holiest mosque. Central to its sanctity is the Kaaba, a cubic structure housed within the mosque, towards which Muslims globally turn during their daily prayers. The mosque’s historical and religious significance predates Islam, with traditions suggesting that the Kaaba was built by the Prophet Ibrahim (Abraham) and his son Ismail (Ishmael). As the focal point of the Hajj pilgrimage, one of the Five Pillars of Islam, Masjid Al-Haram welcomes millions of worshippers each year, fostering a sense of unity and spiritual connection among the Muslim community.

The mosque itself has undergone numerous expansions and renovations throughout history, reflecting the growth of Islam and the increasing number of pilgrims. The current structure covers a vast area and features distinctive architectural elements, including the towering minarets and the iconic black and gold Kiswah, or cloth covering the Kaaba. The Grand Mosque’s capacity has been continually expanded to accommodate the ever-growing number of worshippers, reaching its zenith during the annual Hajj pilgrimage when millions gather for a collective spiritual experience.

Masjid Al-Haram stands as a symbol of unity, devotion, and the deep-rooted traditions of Islam. Its spiritual aura and historical significance make it a revered site for Muslims worldwide, drawing millions to Mecca each year to fulfill their religious obligations and experience the profound sense of connection with the Islamic faith and its shared heritage.

Mukmin Umpama Pohon Muda

Daripada Abu Hurairah RA, bahawa Rasulullah ﷺ bersabda:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِ كَمَثَلِ خَامَةِ الزَّرْعِ يَفِيءُ وَرَقُهُ مِنْ حَيْثُ أَتَتْهَا الرِّيحُ تُكَفِّئُهَا فَإِذَا سَكَنَتْ اعْتَدَلَتْ وَكَذَلِكَ الْمُؤْمِنُ يُكَفَّأُ بِالْبَلَاءِ وَمَثَلُ الْكَافِرِ كَمَثَلِ الْأَرْزَةِ صَمَّاءَ مُعْتَدِلَةً حَتَّى يَقْصِمَهَا اللَّهُ إِذَا شَاءَ

Maksudnya: “Perumpamaan orang mukmin adalah ibarat sebatang tanaman yang muda lembut yang melambai-lambai daunnya, bergoyang apabila ditiup angin. Apabila berhenti angin daripada bertiup maka dia berdiri tegak. Demikian keadaan seorang mukmin, kadang-kadang dicondongkan (sentiasa diuji) dengan bala atau ujian. Sebaliknya perumpamaan orang kafir bagaikan pohon kayu jati yang keras yang berdiri tegak (tidak bergerak-gerak) hingga Allah (dengan mudah) mematahkannya (membinasakannya) bila Allah menghendakinya.”

Riwayat al-Bukhari (7466)

  • Setiap Mukmin akan melalui pelbagai ujian dan dugaan dalam hidup.
  • Untuk menjadi mukmin sebenar, mesti melalui ujian dan cabaran dengan sabar dan redha di atas ketetapan qada dan qadar.
  • Dalam masa yang sama, melalui ujian dan bencana inilah dapat diketahui kekuatan, keyakinan dan kesabaran seseorang kepada Allah.
  • Semoga kita diberi kekuatan untuk menjadi mukmin yang tahan diuji dan sabar menghadapi ujian dan musibah.

The Concept of Rizq (Sustenance) is so Beautiful

Allah says in Quran:

وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُۥ مَخۡرَجٗا وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُۚ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُۥٓۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمۡرِهِۦۚ قَدۡ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَيۡءٖ قَدۡرٗا

” And whosoever fears Allah and keeps his duty to Him, He will make a way for him to get out (from every difficulty). And He will provide him from (sources) he never could imagine. And whosoever puts his trust in Allah, then He will suffice him. Verily, Allah will accomplish His purpose. Indeed Allah has set a measure for all things.”

Surah at-Talaaq: Ayah 2-3

  • The most beautiful form of Rizq is not money, rather it is, Tranquility of a soul, Healthiness of a body, Purity of a heart, Du’a from a mother, Kindness of a father, Caring of a friend, Du’a from someone who loves you for the sake of Allah.
  • May Allah grant you all these forms of Rizq.